Hardest Love

Apakah aku masih sayang kamu?

Well, pertanyaan itu seharusnya tidak muncul lagi sekarang.
SETIDAKNYA KETIKA CINTA ITU SUDAH KULUPAKAN.

Oh Cinta…
Apakah kau sedemikian berharga? Sehingga aku harus berjuang untukmu.

Dan mengapa cinta…
Ketika kesempatan itu ada kau hanya menyia2kannya

Cinta yang seharusnya indah
Cinta yang seharusnya mudah
Yang kau hancurkan dengan keraguanmu sendiri

Sekarang semua sudah terlanjur. Aku sudah menutup rasa ini untukmu.

(Lalu apakan ada kesempatan kedua?
)

Hanya perlu kau tahu: sekalipun ada, cintaku yang kau tanyakan sekarang tak lagi setulus dahulu. Dan karena itu aku ragu, apa aku masih bisa mencintaimu lagi.

Jadi kumohon lupakan aku. Aku tak ingin kau beri aku angan2 baru. Aku yakin cinta ini tidak akan berhasil.

Teruskan saja hidupmu. Bangunlah cinta baru. Dan lupakan aku.

Its hardest love
that leaves me pain, makes me ruins, and makes me selfish

So, please to be wise …

Komentar so far »

  1. 1

    andre said,

    Bagus!🙂 Dan bijak juga. Mestinya mengakhiri cinta memang harus seperti itu ya…


Comment RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: